Setelah setengah tahun lebih blog ini tidak pernah disentuh, akhirnya, bisa posting lagi :).
Puji Tuhan,,, blog ini masih ada dan eksis...hehehe. Secara menurut para pakar, kadang om google sering menghapus blog tanpa pemberitahuan. Apakah ini yang dibilang "dimakan Panda" oleh beberapa blogger yg ada di komunitas blogger yang saya ikuti tanpa sengaja karena ada yg tiba-tiba menambahkan nama saya dalam grupnya. Entahlah,mungkin akan saya pelajari nanti :)
Anyway,,, tulisan ini sebenarnya sudah ada di kepalaku sejak awal bulan Juli, saat ibadah raya di gerejaku di minggu pertama.
Biasanya, minggu pertama, yang membawakan khotbah adalah gembala senior kami. Tapi, di minggu itu, mungkin karena beliau ada pelayanan di luar kota, maka digantikan oleh salah seorang penatua senior kami.
Well,,, yang ingin saya sharing bukan tentang khotbah di minggu itu, tapi tentang sebuah lagu yang dibawakan saat pujian penyembahan yang tidak asing lagi bagi saya dan mungkin anda juga :
I need Thee, O, I need Thee
Every hour I need Thee
O bless me now my saviour, I come to Thee
yang versi Indonesia-nya adalah :
Setiap jam ya Tuhan
Dikau ku perlukan
ku datang Juru Selamat, berkatilah
Dengan lirik dan melodi melow,,,biasanya lagu ini, bagi saya identik dinyanyikan pada saat sedang menghadapi hal-hal yang membuat sedih, putus asa, lelah, dan semua hal yang berbau-bau demikian.
Well,,,kenyataannya pada saat itu, saya tidak sedang menghadapai persoalan dan permasalahan apapun, bahkan sebenarnya saya sedang dalam perasaan sukacita, karena beberapa hari sebelumnya, sekali lagi Tuhan menyatakan kasihnya bagi keluarga saya, instead of,,semua berkat yang selalu dan selalu Dia berikan tiap hari. (Suami saya berterima kasih dan memuji saya karena memberikan masukan yang berarti baginya dalam pekerjaannya. Suatu hal yang jarang dia lakukan :)
Tapi, saat masuk dalam lagu itu, saya benar-benar merasakan sukacita yang lembut dalam hati saya. Saya benar-benar larut dalam hadirat Tuhan.
Sampai beberapa hari ke depan, lagu itu tetap ada dalam kepala saya, tetap saya senandungkan sembari kerja.
Dan, akhirnya, saya mendapatkan satu lagi anugrah pengertian yang besar dari Tuhan.
Yes,,,every hour I need Thee.
Tidak hanya dalam masa sukar. Tidak hanya saat saya terhimpit masalah. Tapi dalam setiap waktu, dalam setiap jam, saya membutuhkan Dia.
Saat saya dalam kesukaran, saya membutuhkan Dia untuk menjadi penopang, penolong dan penghibur saya. Dan saat saya dalam kebahagiaan, kegembiraan, kesuksesan, untuk menjadi pengingat saya, bahwa semuannya adalah karena Dia. Semuanya adalah dari Dia. Dan saya bukanlah siapa-siapa tanpa Dia.
Saya membutuhkan Dia setiap waktu supaya saya tidak terpuruk bila saya sedang ada di bawah, dan supaya saya tidak tenggelam dalam kesombongan dan keegoisan, bila saya sedang berada di atas.
Karena segala puji, segala hormat, segala pujian hanya bagi Dia, selamanya.
I need, Thee...O...I need, Thee.
Every hour I need, Thee


Tidak ada komentar:
Posting Komentar