Kamis, 21 Juli 2011

I need Thee...

Setelah setengah tahun lebih blog ini tidak pernah disentuh, akhirnya, bisa posting lagi :).
Puji Tuhan,,, blog ini masih ada dan eksis...hehehe. Secara menurut para pakar, kadang om google sering menghapus blog tanpa pemberitahuan. Apakah ini yang dibilang "dimakan Panda" oleh beberapa blogger yg ada di komunitas blogger yang saya ikuti tanpa sengaja karena ada yg tiba-tiba menambahkan nama saya dalam grupnya. Entahlah,mungkin akan saya pelajari nanti :)

Anyway,,, tulisan ini sebenarnya sudah ada di kepalaku sejak awal bulan Juli, saat ibadah raya di gerejaku di minggu pertama. 
Biasanya, minggu pertama, yang membawakan khotbah adalah gembala senior kami. Tapi, di minggu itu, mungkin karena beliau ada pelayanan di luar kota, maka digantikan oleh salah seorang penatua senior kami.
Well,,, yang ingin saya sharing bukan tentang khotbah di minggu itu, tapi tentang sebuah lagu yang dibawakan saat pujian penyembahan yang tidak asing lagi bagi saya dan mungkin anda juga :
I need Thee, O, I need Thee
Every hour I need Thee
O bless me now my saviour, I come to Thee

yang versi  Indonesia-nya adalah :

Setiap jam ya Tuhan
Dikau ku perlukan
ku datang Juru Selamat, berkatilah

Dengan lirik dan melodi melow,,,biasanya lagu ini, bagi saya identik dinyanyikan pada saat sedang menghadapi hal-hal yang membuat sedih, putus asa, lelah, dan semua hal yang berbau-bau demikian.
Well,,,kenyataannya pada saat itu, saya tidak sedang menghadapai persoalan dan permasalahan apapun, bahkan sebenarnya saya sedang dalam perasaan sukacita, karena beberapa hari sebelumnya, sekali lagi Tuhan menyatakan kasihnya bagi keluarga saya, instead of,,semua berkat yang selalu dan selalu Dia berikan tiap hari. (Suami saya berterima kasih dan memuji saya karena memberikan masukan yang berarti baginya dalam pekerjaannya. Suatu hal yang jarang dia lakukan :)
Tapi, saat masuk dalam lagu itu, saya benar-benar merasakan sukacita yang lembut dalam hati saya. Saya benar-benar larut dalam hadirat Tuhan.
Sampai beberapa hari ke depan, lagu itu tetap ada dalam kepala saya, tetap saya senandungkan sembari kerja. 
Dan, akhirnya, saya mendapatkan satu lagi anugrah pengertian yang besar dari Tuhan.
Yes,,,every hour I need Thee.
Tidak hanya dalam masa sukar. Tidak hanya saat saya terhimpit masalah. Tapi dalam setiap waktu, dalam setiap jam, saya membutuhkan Dia.
Saat saya dalam kesukaran, saya membutuhkan Dia untuk menjadi penopang, penolong dan penghibur saya. Dan saat saya dalam kebahagiaan, kegembiraan, kesuksesan, untuk menjadi pengingat saya, bahwa semuannya adalah karena Dia. Semuanya adalah dari Dia. Dan saya bukanlah siapa-siapa tanpa Dia.
Saya membutuhkan Dia setiap waktu supaya saya tidak terpuruk bila saya sedang ada di bawah, dan supaya saya tidak tenggelam dalam kesombongan dan keegoisan, bila saya sedang berada di atas.
Karena segala puji, segala hormat, segala pujian hanya bagi Dia, selamanya.
I need, Thee...O...I need, Thee.
Every hour I need, Thee

Kamis, 02 Desember 2010

Christmas Time....



Hari ke 3 di bulan Desember...
Bagi kebanyakan umat Kristiani, bulan ini adalah bulan yang paling ditunggu2 dalam setahun, karena saatnya Natal tiba!!!!... ;-))

Semarak kemeriahan Natal bahkan sudah mulai terasa sejak akhir November yang lalu.
Alunan lagu-lagu NAtal mulai terdengar dari rumah-rumah umat Kristiani, pusat-pusat perbelanjaan, radio-radio Kristen, bahkan radio umum pun sesekali memanjakan pendengarnya dengan alunan lagu Natal.
Pernak-pernik Natal mulai ramai di pajang di mall-mall. Bahkan diskon-diskon khusus sudah mulai ditawarkan di hampir semua toko.
Tokoh Santa Claus yang mulai ramai dijadikan sebagai daya tarik untuk menghibur para pengunjung mall,,, yang sebenarnya hanya mengaburkan tokoh sentral dari Natal itu sendiri yaitu Yesus Kristus.

Hampir di setiap rumah umat Kristiani, para anggota keluarga sudah mulai memikirkan semua persiapan yang harus dilakukan untuk perayaan Natal nanti. Mulai dari menyusun daftar belanja untuk kue-kue dan makanan yg akan disajikan nanti, baju dan sepatu baru yang akan dipakai saat ibadah perayaan Natal, serta hadiah yang akan diberikan untuk orang-orang tercinta, dll.

Memang tidak ada salahnya merayakan Natal dengan segala kemeriahan yang seperti biasanya dilakukan. Namun, apakah kita masih ingat dengan makna Natal yang sesungguhnya?

Saat saya masih duduk di bangku sekolah, masih dalam suasana perayaan Natal, seorang teman pernah mengajak saya menghadiri open house di rumah temannya.
Keluarga temannya tersebut bukan keluarga Kristen. Tidak ada satupun dari mereka yang mengaku Yesus sebagai Juruselamat mereka. Tapi, mereka juga ikut dalam kemeriahan merayakan Natal.
Di Jepang, Natal pun dirayakan dengan meriah, kegiatan tukar menukar kado, pernak pernik Natal, pohon Natal, sampai diorama bayi Yesus dalam palungan serta pohon cemara lengkap dengan hiasan Natal pun banyak menghiasi pusat perbelanjaan di sana.
Namun, hanya sedikit sekali orang Jepamg yang benar-benar tahu tentang makna Natal dan siapa Yesus sebenarnya.

Lalu, dengan fakta tersebut,,, apakah kita benar-benar adalah pengikut Yesus jika kita hanya melihat Natal dengan cara yang sama,,, sebatas acara perayaan, liburan dan waktu untuk berkumpul bersama, dll...?

Natal sebenarnya hanyalah suatu permulaan dari karya terbesar yang dilakukan Yesus dalam hidupNya, yaitu pengorbananNya di kayu salib demi untuk keselamatan anda dan saya.
Natal adalah bukti awal dari kasih-Nya pada kita. Sang Raja diatas segala Raja mau merendahkan diri untuk turun menjadi manusia bahkan rela menderita, disiksa dan dianiaya sampai mati di kayu salib demi anak-anak manusia yang sangat dikasihiNya.
Itulah makna Natal yang sesungguhnya.

Karena itu, di tengah hiruk pikuk kesibukan perayaan Natal yang kita persiapkan,,, ingatlah bahwa Natal sebenarnya adalah momentum yang penuh dengan kesederhanaan dan kerendah hatian yang diharapkan Tuhan selalu terpancar dalam kehidupan murid-muridNya.
Mari kita rayakan Natal ini sesuai dengan kehendakNya.
Jbu.

Sabtu, 27 November 2010

Kuatir


Selama bertahun-tahun seorang wanita menderita insomnia (sulit tidur). Ia berkata pada suaminya bahwa hatinya selalu was-was tiap kali malam tiba. Wanita itu takut kalau rumahnya kemalingan.
Suatu malam, suaminya mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah mereka. Maka ia keluar dari kamar tidurnya untuk mengecek. Ternyata seorang maling sedang menyatroni rumah mereka.
"Selamat malam, Pak," sapa sang suami. "Saya senang akhirnya bisa bertemu anda. Mari bertemu dengan istri saya. Dia sudah menunggu selama 10 tahun untuk bertemu dengan anda."

Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Ayub 3 : 25

Masih menyimpan kekuatiran?
Firman Tuhan berkata :

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Matius 6 : 34

Serahkanlah segala kekuatiranmu padaNya, sebab Ia yang memelihara kamu. 1 Petrus 5 : 7

Senin, 27 September 2010

Harus Ditilang


Seorang pendeta yang sudah paruh baya baru saja merayakan ulang tahunnya. Istri pendeta tersebut telah lebih dahulu dipanggil Tuhan 5 tahun sebelumnya. Dan sejak itu, ia tinggal bersama dengan teman karib sebayanya yang juga seorang pendeta namun belum pernah menikah, karena kedua anaknya yang telah berkeluarga tinggal di kota yang berbeda.

Pada ulangtahunnya itu, anak laki-lakinya yang paling tua memberikan hadiah kepadanya sebuah sepeda motor.
Dan untuk merayakannnya, pendeta tersebut mengajak teman karibnya untuk mengendarai sepeda motor tersebut.
Saking gembiranya mereka dengan hadiah ulangtahun itu, mereka mengendarai sepeda motor tersebut dengan kecepatan tinggi.
Akhirnya mereka disuruh berhenti oleh seorang polisi karena melanggar kecepatan maksimum yang telah ditetapkan.
"Apa yang anda lakukan? Anda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi."
Pendeta tersebut menjawab, "Kami mengendarai sepeda motor ini hanya sekedar berputar-putar. Lihatlah motor ini, larinya memang sangat bagus dan kencang."
Sang polisi menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata, "Bagaimanapun juga, saya harus menilang anda. Mengemudi seperti itu sangat membahayakan jiwa anda. Bagaimana kalau anda mengalami kecelakaan?"
Kemudian sang pendeta berkata lagi, "Jangan khawatir, Tuhan Yesus beserta kami."
Polisi itu berkata, "Wah, kalau begitu saya benar-benar harus menilang anda, karena tiga orang dilarang berada dalam satu motor sekaligus."

Rabu, 15 September 2010

The Greatness Of GOD



Apabila kita melihat alam semesta ini, kita dapat melihat betapa besarnya Tuhan kita. Tuhan menciptakan planet dalam alam semesta ini dengan teratur, tanpa bertabrakan. Dengan kedahsyatanNya, Allah menciptakan ribuan galaksi dengan jutasan bintang-bintang di dalamnya. Apabila kita melihat ciptaanNya, maka kita akan melihat bahwa kita sangat kecil dibandingkan dengan ciptaan Tuhan.
Diamenciptakan alam semesta ini hanya dengan kuasa firmanNya. Firman ini sangat besar kuasaNya. Oleh sebab itu kita juga harus yakin dengan kuasa memperkatakan Firman dan lebih memperhatikan perkataan yang keluar dari mulut kita. Karena Tuhan menciptakan kita sesuai dengan gambarNya sehingga kita juga mempunyai kuasa dan otoritas (Kej. 1 : 26). Oleh sebab itu kita harus berhati-hati dengan apa yang kita bicarakan, karena apa yang kita perkatakan pasti terjadi.

Pada awalnya Tuhan menciptakan kita dari debu dan tanah (Kej. 2 : 7), kemudian menempatkan manusia dalam Taman Eden (ayat 15) untuk bekerja dan mengusahakannya. Manusia juga diberi otoritas unutk menamai segala binatang dan berkuasa atas mereka. Sayangnya, di Kejadian 3 manusia jatuh ke dalam dosa. Dan sejak itu, manusia terus menerus mengulangi ketidaktaatan mereka dan jatuh ke dalam dosa, sehingga hubungan Tuhan hilang dan mati rohani. Akibatnya manusia tidak ada yang tidak berdosa sehingga ia memutuskan untuk mengirimkan air bah unutk memusnahkan umat manusia yang tidak taat kepadaNya pada zaman Nuh.

Tetapi, Firman Tuhan (Yoh 3 : 16-17) mengatakan bahwa, Tuhan amat mengasihi kita sehingga mengaruniakan anakNya yang tunggal untuk menyelamatkan kita. Sehingga orang yang menerima Yesus diberi kuasa unutk menjadi anak-anak Allah (Yoh. 1:12). Dan apabila kita adalah anak, maka Allah menyuruh Roh-Nya yang kudus untuk tinggal dalam hati kita agar kita bisa berkata "Ya Abba, ya Bapa" (Gal. 4:6-7). Sehingga kita dapat merasakan bahwa Ia adalah Tuhan yang penuh kasih, bukan Tuhan yang jauh. Dan merasakan hubungan kita pulih serta berhak menerima janji-janji Allah dalam hidup kita (Roma 8:15).

Tuhan menjanjikan bahwa Ia akan mengirimkan Roh kebenaran yang akan menyertai kita selalu dan menghibur kita. Ia akan menolong kita dan membimbing kita dalam kebenaran. Dan hal itu juga berarti bahwa kuasa dan otoritas yang sempat terputus karena dosa, kembali lagi kepada kita.
Penghalang-penghalang apa sajakah yang harus kita tolak agar kita bisa menikmati otoritas yang Tuhan berikan kepada kita?

1. Rasa Takut (2 Tim. 1:7)
Allah tidak memberikan kita roh ketakutan, tetapi Roh yang membangkitkan kekuatan. Kita diberi kekuatan untuk menghadapi dunia yang semakin jahat ini dan kasih untuk berbelas kasihan bagi yang terhilang. Sehingga kasih Kristus dapat terpancar nyata melalui kehidupan kita dan mereka yang terhilang dapat mengenal Yesus melalui kasih kita.

2. Rasa Kuatir (Mat. 6:25)
Jangan kuatir akan hidupmu. Karena burung-burung yang kelihatannya sepele saja Tuhan pelihara, apalagi kita yang amat dikasihi Tuhan.

3. Bimbang (Yak. 1:6)
Apabila kita meminta sesuatu dari Tuhan, kita imani dan yakini bahwa kita telah menerima. Sepanjang apa yang kita minta sesuai dengan firman Tuhan.

Tetapi kita dapat melawan penghalang-penghalang tersebut dengan IMAN (1 Pet. 5:9) dan UCAPAN SYUKUR (1 Tes. 5:18). Sepanjang kita tetap melekat di dalam Dia, maka kita akan merasakan bukti pemeliharaan Tuhan.

Apabila kita telah melihat alam semesta ciptaan Tuhan ini, maka kita harus tahu bahwa kita mempunyai Allah yang besar. Dan persoalan berat apapun tidak ada bandingannya dengan kebesaran Allah kita.

Marilah kita mengucap syukur karena keajaiban Tuhan. Ia yang menciptakan langit dan bumi telah mengangkat kita menjadi anakNya, sehingga tak ada satu masalah pun yang tak dapat kita hadapi, sepanjang kita melekat dalam Dia. Haleluya!



Taken from Ringkasan Khotbah GBI ROCK Center 5 Sept 2010

*Pdt. Dra. Christy Indra Tjiptamulya, MPM*

Selasa, 14 September 2010

Move Forward, Despite Failure



Keluaran 14 : 14-15 menuliskan tentang perjalanan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir melewati Laut Merah. Mereka menangis dan berseru kepada Tuhan karena mereka tidak tahu bagaimana harus melewati hal tersebut.
Mungkin seperti bangsa Israel, kita tidak bisa melihat jalan keluar ketika kita menghadapi masalah yang sangat pelik. Satu hal yang pasti, kita harus berseru kepada Tuhan.
Kata 'MAJU' artinya membuat suatu progress. Kita tidak bisa mendapatkan sesuatu yang baru kalau kita tetap tinggal di tempat yang lama. Sebab Tuhan yang kita sembah adalah Allah yang bergerak, dan dia mau kita terus bergerak dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lain, dari satu kasih karunia kepada kasih karunia yang lain dan iman yang terus meningkat.
Tema tahun ini adalah 'Tahun Ekspansi', dimana kita akan mengalami kemajuan dalam tahun ini. Sayangnya, banyak dari kita tidak mendapatkan sesuatu yang baru dan tetap dalam keadaan yang sama dan tidak mengalami progress atau kemajuan. Hal itu dikarenakan kita tidak mau melupakan kegagalan di masa yang lalu dan tidak bergerak maju.

Kata 'maju' berarti juga 'kita akan dikembangkan'. Banyak kita memiliki talenta, namun apabila tidak dikembangkan maka tidak akan terjadi sesuatu kemajuan dalam hidup kita.
Kata lain dari 'maju' adalah 'menambah kecepatan'. Sama seperti ketika kita mengendarai mobil, maka kita tidak bisa maju jika tidak bertindak menaikkan kecepatan. Tuhan berkata kepada Musa, supaya bangsa Israel bukan cuma berseru, tetapi maju berjalan melewati Laut Merah. Lalu Tuhan membelah laut itu supaya mereka bisa menyeberang, sehingga akhirnya mereka diselamatkan karena percaya kepada perkataan Tuhan.

Kegagalan adalah hal yang mungkin kita hadapi, tetapi dapat juga membuat kita mencapai sukses. Kegagalan dapat memiliki arti harga yang harus kita bayar untuk mencapai sukses. Orang-orang yang bisa mengalahkan kegagalan adalah orang-orang yang tidak menangisi kegagalan, tapi mereka menemukan perkataan instruksi dan melakukan perkataan itu serta menjadikannya langkah sukses dalam kehidupan mereka.

Ada 6 hal yang membuat orang tinggal dalam kegagalan :

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU TIDAK BISA DIHINDARI ;
Sebenarnya kegagalan bisa dihindari jika kita tidak tinggal dalam kegagalan itu, dan kegagalan itu bukan akhir dari segala sesuatu.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU SEBUAH PERISTIWA ;
Kegagalan bukanlah suatu peristiwa, tetapi proses dimana kita harus maju dan produktif. Raja Daud mengalami kegagalan dalam karakternya. Tapi kemudian dia mengetahui bahwa Tuhan mau dia bangkit kembali.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU SEPERTI TEMBOK YANG TEBAL ;
Kegagalan adalah suatu keputusan yang harus kita buat. Kitalah yang harus menimbang apakah sesuatu itu akan menjadi sebuah kegagalan atau tidak.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ADALAH MUSUH ;
Kegagalan bukanlah musuh, tetapi teman sekerja untuk mencapai sukses, asalkan kita mau menghadapinya bersama Yesus.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU MEMBUAT KITA MUNDUR ;
Kegagalan tidak boleh dipakai untuk mundur. Tapi kita harus mengalahkan kegagalan itu dengan cara melampauinya dan membuat rencana-rencana serta memikirkan kembali apa yang harus kita lakukan ke depan.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU FINAL ;
Setiap dari kita bisa bangkit dari kegagalan kita. Amsal 24:16; "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali..."

Apa yang Tuhan inginkan supaya kita tetap maju? Mengubah persepsi tentang kegagalan dan menggantikannya dengan pikiran maju serta memperkatakannya lalu bertindak maju.
Amin.



Taken from Ringkasan Khotbah GBI ROCK Center 29 Agsts 2010

*PS Bukky Aiyemo*

Mengenai Saya

just an ordinary person with limited power n ability ...but with my GOD...JESUS, i'll be an extraordinary....'coz He is The 'Unlimited GOD !!!!.... for Thy is the kingdom...n the power...n the glory.... Forever n ever.... Amen!!!!!

Cari Blog Ini