Senin, 27 September 2010

Harus Ditilang


Seorang pendeta yang sudah paruh baya baru saja merayakan ulang tahunnya. Istri pendeta tersebut telah lebih dahulu dipanggil Tuhan 5 tahun sebelumnya. Dan sejak itu, ia tinggal bersama dengan teman karib sebayanya yang juga seorang pendeta namun belum pernah menikah, karena kedua anaknya yang telah berkeluarga tinggal di kota yang berbeda.

Pada ulangtahunnya itu, anak laki-lakinya yang paling tua memberikan hadiah kepadanya sebuah sepeda motor.
Dan untuk merayakannnya, pendeta tersebut mengajak teman karibnya untuk mengendarai sepeda motor tersebut.
Saking gembiranya mereka dengan hadiah ulangtahun itu, mereka mengendarai sepeda motor tersebut dengan kecepatan tinggi.
Akhirnya mereka disuruh berhenti oleh seorang polisi karena melanggar kecepatan maksimum yang telah ditetapkan.
"Apa yang anda lakukan? Anda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi."
Pendeta tersebut menjawab, "Kami mengendarai sepeda motor ini hanya sekedar berputar-putar. Lihatlah motor ini, larinya memang sangat bagus dan kencang."
Sang polisi menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata, "Bagaimanapun juga, saya harus menilang anda. Mengemudi seperti itu sangat membahayakan jiwa anda. Bagaimana kalau anda mengalami kecelakaan?"
Kemudian sang pendeta berkata lagi, "Jangan khawatir, Tuhan Yesus beserta kami."
Polisi itu berkata, "Wah, kalau begitu saya benar-benar harus menilang anda, karena tiga orang dilarang berada dalam satu motor sekaligus."

Rabu, 15 September 2010

The Greatness Of GOD



Apabila kita melihat alam semesta ini, kita dapat melihat betapa besarnya Tuhan kita. Tuhan menciptakan planet dalam alam semesta ini dengan teratur, tanpa bertabrakan. Dengan kedahsyatanNya, Allah menciptakan ribuan galaksi dengan jutasan bintang-bintang di dalamnya. Apabila kita melihat ciptaanNya, maka kita akan melihat bahwa kita sangat kecil dibandingkan dengan ciptaan Tuhan.
Diamenciptakan alam semesta ini hanya dengan kuasa firmanNya. Firman ini sangat besar kuasaNya. Oleh sebab itu kita juga harus yakin dengan kuasa memperkatakan Firman dan lebih memperhatikan perkataan yang keluar dari mulut kita. Karena Tuhan menciptakan kita sesuai dengan gambarNya sehingga kita juga mempunyai kuasa dan otoritas (Kej. 1 : 26). Oleh sebab itu kita harus berhati-hati dengan apa yang kita bicarakan, karena apa yang kita perkatakan pasti terjadi.

Pada awalnya Tuhan menciptakan kita dari debu dan tanah (Kej. 2 : 7), kemudian menempatkan manusia dalam Taman Eden (ayat 15) untuk bekerja dan mengusahakannya. Manusia juga diberi otoritas unutk menamai segala binatang dan berkuasa atas mereka. Sayangnya, di Kejadian 3 manusia jatuh ke dalam dosa. Dan sejak itu, manusia terus menerus mengulangi ketidaktaatan mereka dan jatuh ke dalam dosa, sehingga hubungan Tuhan hilang dan mati rohani. Akibatnya manusia tidak ada yang tidak berdosa sehingga ia memutuskan untuk mengirimkan air bah unutk memusnahkan umat manusia yang tidak taat kepadaNya pada zaman Nuh.

Tetapi, Firman Tuhan (Yoh 3 : 16-17) mengatakan bahwa, Tuhan amat mengasihi kita sehingga mengaruniakan anakNya yang tunggal untuk menyelamatkan kita. Sehingga orang yang menerima Yesus diberi kuasa unutk menjadi anak-anak Allah (Yoh. 1:12). Dan apabila kita adalah anak, maka Allah menyuruh Roh-Nya yang kudus untuk tinggal dalam hati kita agar kita bisa berkata "Ya Abba, ya Bapa" (Gal. 4:6-7). Sehingga kita dapat merasakan bahwa Ia adalah Tuhan yang penuh kasih, bukan Tuhan yang jauh. Dan merasakan hubungan kita pulih serta berhak menerima janji-janji Allah dalam hidup kita (Roma 8:15).

Tuhan menjanjikan bahwa Ia akan mengirimkan Roh kebenaran yang akan menyertai kita selalu dan menghibur kita. Ia akan menolong kita dan membimbing kita dalam kebenaran. Dan hal itu juga berarti bahwa kuasa dan otoritas yang sempat terputus karena dosa, kembali lagi kepada kita.
Penghalang-penghalang apa sajakah yang harus kita tolak agar kita bisa menikmati otoritas yang Tuhan berikan kepada kita?

1. Rasa Takut (2 Tim. 1:7)
Allah tidak memberikan kita roh ketakutan, tetapi Roh yang membangkitkan kekuatan. Kita diberi kekuatan untuk menghadapi dunia yang semakin jahat ini dan kasih untuk berbelas kasihan bagi yang terhilang. Sehingga kasih Kristus dapat terpancar nyata melalui kehidupan kita dan mereka yang terhilang dapat mengenal Yesus melalui kasih kita.

2. Rasa Kuatir (Mat. 6:25)
Jangan kuatir akan hidupmu. Karena burung-burung yang kelihatannya sepele saja Tuhan pelihara, apalagi kita yang amat dikasihi Tuhan.

3. Bimbang (Yak. 1:6)
Apabila kita meminta sesuatu dari Tuhan, kita imani dan yakini bahwa kita telah menerima. Sepanjang apa yang kita minta sesuai dengan firman Tuhan.

Tetapi kita dapat melawan penghalang-penghalang tersebut dengan IMAN (1 Pet. 5:9) dan UCAPAN SYUKUR (1 Tes. 5:18). Sepanjang kita tetap melekat di dalam Dia, maka kita akan merasakan bukti pemeliharaan Tuhan.

Apabila kita telah melihat alam semesta ciptaan Tuhan ini, maka kita harus tahu bahwa kita mempunyai Allah yang besar. Dan persoalan berat apapun tidak ada bandingannya dengan kebesaran Allah kita.

Marilah kita mengucap syukur karena keajaiban Tuhan. Ia yang menciptakan langit dan bumi telah mengangkat kita menjadi anakNya, sehingga tak ada satu masalah pun yang tak dapat kita hadapi, sepanjang kita melekat dalam Dia. Haleluya!



Taken from Ringkasan Khotbah GBI ROCK Center 5 Sept 2010

*Pdt. Dra. Christy Indra Tjiptamulya, MPM*

Selasa, 14 September 2010

Move Forward, Despite Failure



Keluaran 14 : 14-15 menuliskan tentang perjalanan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir melewati Laut Merah. Mereka menangis dan berseru kepada Tuhan karena mereka tidak tahu bagaimana harus melewati hal tersebut.
Mungkin seperti bangsa Israel, kita tidak bisa melihat jalan keluar ketika kita menghadapi masalah yang sangat pelik. Satu hal yang pasti, kita harus berseru kepada Tuhan.
Kata 'MAJU' artinya membuat suatu progress. Kita tidak bisa mendapatkan sesuatu yang baru kalau kita tetap tinggal di tempat yang lama. Sebab Tuhan yang kita sembah adalah Allah yang bergerak, dan dia mau kita terus bergerak dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lain, dari satu kasih karunia kepada kasih karunia yang lain dan iman yang terus meningkat.
Tema tahun ini adalah 'Tahun Ekspansi', dimana kita akan mengalami kemajuan dalam tahun ini. Sayangnya, banyak dari kita tidak mendapatkan sesuatu yang baru dan tetap dalam keadaan yang sama dan tidak mengalami progress atau kemajuan. Hal itu dikarenakan kita tidak mau melupakan kegagalan di masa yang lalu dan tidak bergerak maju.

Kata 'maju' berarti juga 'kita akan dikembangkan'. Banyak kita memiliki talenta, namun apabila tidak dikembangkan maka tidak akan terjadi sesuatu kemajuan dalam hidup kita.
Kata lain dari 'maju' adalah 'menambah kecepatan'. Sama seperti ketika kita mengendarai mobil, maka kita tidak bisa maju jika tidak bertindak menaikkan kecepatan. Tuhan berkata kepada Musa, supaya bangsa Israel bukan cuma berseru, tetapi maju berjalan melewati Laut Merah. Lalu Tuhan membelah laut itu supaya mereka bisa menyeberang, sehingga akhirnya mereka diselamatkan karena percaya kepada perkataan Tuhan.

Kegagalan adalah hal yang mungkin kita hadapi, tetapi dapat juga membuat kita mencapai sukses. Kegagalan dapat memiliki arti harga yang harus kita bayar untuk mencapai sukses. Orang-orang yang bisa mengalahkan kegagalan adalah orang-orang yang tidak menangisi kegagalan, tapi mereka menemukan perkataan instruksi dan melakukan perkataan itu serta menjadikannya langkah sukses dalam kehidupan mereka.

Ada 6 hal yang membuat orang tinggal dalam kegagalan :

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU TIDAK BISA DIHINDARI ;
Sebenarnya kegagalan bisa dihindari jika kita tidak tinggal dalam kegagalan itu, dan kegagalan itu bukan akhir dari segala sesuatu.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU SEBUAH PERISTIWA ;
Kegagalan bukanlah suatu peristiwa, tetapi proses dimana kita harus maju dan produktif. Raja Daud mengalami kegagalan dalam karakternya. Tapi kemudian dia mengetahui bahwa Tuhan mau dia bangkit kembali.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU SEPERTI TEMBOK YANG TEBAL ;
Kegagalan adalah suatu keputusan yang harus kita buat. Kitalah yang harus menimbang apakah sesuatu itu akan menjadi sebuah kegagalan atau tidak.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ADALAH MUSUH ;
Kegagalan bukanlah musuh, tetapi teman sekerja untuk mencapai sukses, asalkan kita mau menghadapinya bersama Yesus.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU MEMBUAT KITA MUNDUR ;
Kegagalan tidak boleh dipakai untuk mundur. Tapi kita harus mengalahkan kegagalan itu dengan cara melampauinya dan membuat rencana-rencana serta memikirkan kembali apa yang harus kita lakukan ke depan.

PERCAYA BAHWA KEGAGALAN ITU FINAL ;
Setiap dari kita bisa bangkit dari kegagalan kita. Amsal 24:16; "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali..."

Apa yang Tuhan inginkan supaya kita tetap maju? Mengubah persepsi tentang kegagalan dan menggantikannya dengan pikiran maju serta memperkatakannya lalu bertindak maju.
Amin.



Taken from Ringkasan Khotbah GBI ROCK Center 29 Agsts 2010

*PS Bukky Aiyemo*

Introspeksi


Dalam sebuah obrolan santai saat jam istirahat kantor, seorang lelaki paruh baya menceritakan kekesalannya mengenai istrinya kepada sahabat karibnya. Lelaki tersebut merasa kesal karena belakangan ini ia merasa bahwa istrinya sering tidak mengindahkan perkataannya. Sering ia mengajukan pertanyaan kepada istrinya, tapi sang istri tidak menjawabnya. Dan karena hal tersebut mereka berdua sering bertengkar dan sang suami tersebut sering menyalahkan istrinya. Ia mengira istrinya mulai mengalami masalah dengan pendengarannya.
Sahabat lelaki itu pun memberikan saran kepadanya untuk melakukan percobaan apakah mungkin pendengaran sang istri mengalami gangguan karena faktor usia.

Suatu sore, saat pulang kantor, ia mendapati sang istri sedang asyik memasak di dapur. Di pintu dapur ia berkata kepada istrinya, "Aku pulang!!... Hmm,baunya enak sekali. Sedang masak apa, Sayang?" Karena tidak terdengar jawaban dari sang istri, ia pun melangkah lebih dekat dan bertanya sekali lagi, "Sedang masak apa, Sayang?". Sekali lagi tidak terdengar jawaban dari sang istri. Akhirnya dia memutuskan untuk lebih mendekat lagi kesamping istrinya dan dengan setengah berteriak lelaki itu pun berkata, "SEDANG MASAK APA, SAYANG?".
Tiba-tiba istrinya membalikkan badannya dan dengan berteriak kesal sang istri menjawab "PAPA INI BAGAIMANA SIH...AKU KAN SUDAH JAWAB DARI TADI, AKU SEDANG MASAK SAYUR!!!"

Dalam hidup kita, terkadang kita selalu bersikap egois dan mempersalahkan orang lain dalam suatu masalah yang kita hadapi tanpa kita mengintrospeksi diri kita sendiri terlebih dahulu.
Dalam Lukas 6 : 42 dikatakan, "Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: 'Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu', padahal balok yang ada di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

If you judge people, you have no time to love them -- Mother Theresa

Mengenai Saya

just an ordinary person with limited power n ability ...but with my GOD...JESUS, i'll be an extraordinary....'coz He is The 'Unlimited GOD !!!!.... for Thy is the kingdom...n the power...n the glory.... Forever n ever.... Amen!!!!!

Cari Blog Ini